Pozzart’s Blog

Nasib Musisi Legendaris

Posted on: 24 November 2008

Hari minggu kemarin gue nonton tayangan Kick Andy, yang jadi favorit keluarga. Dan kebetulan, hari itu bintang tamunya adalah grup musik legendaris yang akrab di benak orang tua. Meskipun terasa enggan untuk menyaksikan, harus gimana lagi, terpaksa deh ikutan nonton juga. Awalnya sih bosan, tapi lama kelamaan suasana acara menjadi penuh hahahihi. Pembawaan Andy sang MC yang sangat open minded dan bintang tamu yang ‘cuek bebek’ mampu mencairkan suasana. Wal hasil acara ini jadi sangat menghibur. Mereka adalah grup musik Koes Plus, yang sampai ke zaman gue mungkin masih banyak yang mengenal syair lagu mereka. Seperti lagu Diana, Bujangan, Dara Manisku yang sangat akrab ditelinga.

https://pozzart.files.wordpress.com/2008/11/koes.jpg

Kisah perjalanan karir grup musik ini, hingga jatuh bangun ekonomi sang personil, tanpa ragu dibongkar didepan umum. Cerita ketika wafatnya Tony Koeswoyo, grup musik mereka yang sempat fakum, bahkan hingga cerita masuk penjara (yang belum pernah terbongkar sebab akibatnya di media), dibeberkan disini. (Maklum aja zaman mereka kan belum ada acara gosip2an kya sekarang! hehehehe…wajar aja ga terungkap). Kalau ada acara INVESTIGASI, pasti ga kalah booming dengan hebohnya kasus2 Dewi Persik. Sambil asyik dengerin cerita-cerita mereka, jadi timbul pertanyaan besar di pikiran gue. Apakah semua musisi nantinya akan bernasib sama seperti personil Koes Plus ini?

Nasib seperti apa sih yang gue maksud? Nasib dimana mereka sudah ga lagi setenar dulu, ketika banyak orang ga lagi nganggap mereka, ketika ga ada lagi pemasukan dan orderan manggung, hingga pakaian pun harus dijual untuk mencukupi uang makan. Lontang-lantung mencari pinjaman duit, dan lain sebagainya. Seingat gue ada juga artis tenar tepo doeloe yang bernasib serupa. Lihat saja nenek Lela Sari, diva penyanyi rocker, siapa sangka kalau hidupnya ga segemerlap artis2 sekarang. Dan ga tau siapa lagi yang menyusul nantinya.

Oh, iya..ga perlu ambil contoh jauh-jauh deh. Sebut saja penyanyi festival jebolan AFI 1, 2, 2008, KDI dan banyak lagi audisi2 yang menjanjikan ketenaran sesaat ini menarik minat penonton. Pada kemana mereka? Waaahhh, Kasian juga ya kalau musisi ga pinter dan produktif (kya para pencipta lagu trend centre). Persaingan di dunia hiburan kan sekarang semakin ketat, job belum tentu datang setiap waktu. Maka terbitlah istilah ‘AJI MUMPUNG’ yang banyak dilakukan oleh para artis pendatang baru yang mendadak terkenal untuk manfaatin momentum ini. Walhasil, bukan kualitas yang diutamakan tapi laris manis mumpung tenar.

Terlebih lagi beberapa hari yang lalu, ribuan orang dari berbagai daerah berbndong2 mencari kesempatan untuk berebut menjadi MICEL alias MISS CELEBRITY. Padahal yang dicari cuma satu Selebriti se-Indonesia (sengsara membawa gondok kali ya, buat yang ga dapet!!). Untuk berebut kontrak kerja senilai 500 juta, yang sebenarnya bisa mereka dapatkan lebih jika tidak ga melalui kontrak seperti itu. Sebut saja DUDE HERLINO dan MARSHANDA yang satu episodenya dibayar 25 juta. (Wah, gila gede banget kan?, maklum termasuk dalam jajaran artis termahal sekarang).

Balik lagi ke cerita tragisnya Koes Plus, Duet Maut Koes, dan Koes Bersaudara. Semoga perjalanan hidup mereka bisa menjadi pelajaran untuk orang2 yang memang berkesempatan kaya mendadak. Perhitungkan dan pandai2 mengatur pengeluaran finansial anda. Nilai mata uang kita bukannya akan semakin mahal tapi lebih banyak kemungkinan menjadi semakin murah dibandingkan mata uang negara Luar. Boleh jadi sekarang ini simpanan kita terbilang banyak, tapi ntah bagaimana nilainya 10-20 tahun kemudian???.

Tertarik menjadi Menjadi Selebiti?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: