Pozzart’s Blog

Iklan Kontroversi PKS

Posted on: 20 November 2008

Berita paling hangat sekarang ya berita soal persiapan Partai yag ingin merebut suara di tahun 2009 (sebenernya males ngebahas ini). Kupasan yang menarik yang bakal diangkat bukanlah soal PEMILU, tetapi soal pemasaran partai melalui iklan di televisi. Karena ini menyangkut iklan, maka rasanya masih hangat untuk di ceritakan di sini.

Kemarin hampir setiap stasiun TV di Jakarta (yang terpancar di TV saya), membahas mengenai isu kontroversi sebuah partai dan iklannya. Yang jadi perhatian, karena dari kesemua tayangan dalam bentuk dialog mengangkat isu yang hampir serupa. Mereka mengangkat persoalan ide iklan dari sebuah partai berlambang dua bulan sabit terbalik yang dipisahkan dengan padi ditengahnya itu. Yah, itulah Partai PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang menjadi sumber kontroversi. Berikut cuplikannya :

Awalnya saya tidak menggubris akan persoalan yang muncul dalam dialog tersebut. Tetapi isu ini menjadi menarik, ketika dalam jam kumpul keluarga, saya menyaksikannya di siaran Debat (TV One), di susul kemudian di MetroTV, dan acara Barometer (SCTV). Inilah iklan Hari Pahlawan (10 Nov) yang mereka buat, yang juga memancing kontroversi. Isu Kontroversi ini dikarenakan, iklan berdurasi 30 detik yang dibuat PKS (Partai Keadilan Sejahtera) membawa persepsi baru tentang Guru Bangsa. Dan di iklan mereka, selain mengangkat Sukarno, juga mengangkat almarhum Soeharto sebagai Guru Bangsa. Ya pantas saja kalau banyak partai dan sekelompok ormas-ormas yang menolak dan merasa tidak setuju.

Bagi saya sebenarya iklan itu memang penting sih buat publikasi. Apalagi yang menyangkut perkenalan produk atau promosi. Cuma yang perlu dipertanyakan, kira2 pantas ga jika iklan Partai masuk di TV? Kalau untuk produk sih jelas efektif (loh wong dekat dengan keseharian orag yang nonton juga). Tapi kalau promosi partai? (kyanya ga terlalu penting deh). Disamping pasang iklan itu biayanya mahal, juga bisa jadi bahan pembodohan masyarakat yang tidak paham akan partai yang mendewa2kan dirinya dengan iklan.Dari sumber (SCTV), partai baru GERINDRA bahkan sudah mengeluarkan milyaran rupiah, untuk masang iklan hingga akhir tahun ini (gile, kalau buat beli sembako, bisa nutup pulau jakarta kali ya?hehehhe).

Iklan itu sebenarnya ga perlu mahal, yang penting ia bisa ditampilkan dengan cara yang bagus banget, atau jelek baget. (loh kok gitu?). Iya, coba deh liat iklannya telkomsel versi jadul, atau iklan XL versi monyet. Weeeiittsss, iklan ini pertama kali saya liat aja udah menarik perhatian banget (karena mereka bisa bikin yang beda, dan orang nunggu untuk ngeliatnya smpai habis). Soal banyaknya jam tayang ga jadi terlalu penting asal iklannya bisa mudah diinget. KOntroversi iklan PKS ini contohnya. Soal banyaknya jam tayang untuk iklan mereka ga penting sebenernya. Yang penting, iklannya bisa jadi batu loncatan untuk promosi lain (ngerti ga maksudnya). Iklan PKS ga terlalu banyak jam tayangnya, tapi justru heboh dan jadi pembahasan banyak stasiun TV. Nah, secara otomatis, mereka kan justru bisa promosi Gratis, tanpa harus bayar uang pasang iklan. Iklannya sih biasa aja, kalau dibandingkan dengan iklan2nya Djarum Super atau iklan jawara lain lengket diotak. Tapi karna iklannya bikin kontroversi, yah jadi lah mereka sorotan publik. Bagi saya, caranya cerdas juga. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: