Pozzart’s Blog

Archive for November 2008

Di tahun 2008 ini, kononnya jumlah blogger di Indonesia meningkat pesat. Apa ini karena pengaruh gue ikut nimbrung di dunia blog atau bukan ya? yang jelas, kita sekarang menjadi bagian dari orang-orang yang menyemarakkan dunia blog di Indonesia. WEEEHHHH, senangnya…Terima Kasih atas Penghargaan ini (jadi berasa kaya nerima penghargaan Award deh 🙂 ).

Yang ga dipungkiri, kata civitas dan pengamat blog (wediiihhh bikin2 istilah baru aja gue) Kuncoro, ga jarang sekarang semakin banyak blog-blog bermunculan tapi ga produktif. Maksudnya banyak blog yang dibuat, tapi isinya ga update, atawa ga ada isinya. Wah, blog2 kya gini nih yang bikin susah nyari nama blog. Tapi untungnya, gue dapet juga nih nama blog untuk yang satu ini. (meskipun kelimpungan, beberapa kali nyari nama dah ada yang punya, hiks..hiks..hiks..).

Hebohnya para pemakai blogger rupanya bukan cuma melalui media tulisan aja. Bahkan juga mereka tunjukkan melalui hasil-hasil jepretan yang spektakuler. Untuk memeriahkan pesta blog yang puncaknya digelar di Jakarta, 22 Nov kemarin. Mulai dari tanggal 15 November yang lalu, panitia acara pesta blogger, mengadakan lomba kontes foto yang bertemakan society. Ada ratusan foto yang dikirim (termasuk foto gue, heheheh..promosi), meskipun foto gue ga terpilih jadi nominasi 20 besar (apalagi juara 😀 ). Gue tetep seneng karena bisa berpartisipasi dan nunjukin kualitas jepretan gue untuk para juri professional. (Kalau ga menang kan, bisa buat bahan evaluasi).

Peserta yang mengirim karya sangat beragam, baik yang menggunakan kamera amatir sampai kamera professional. Dan hasil dari rumbukan, tonjok2an dan perdebatan sengit panitia. Maka terpilihlah 3 foto terbaik. Nih dia fotonya, keren2 deh :

Foto apik berjudul “Ke Museum Wayang, Yuk“, hasil karya Raiyani Muharramah meraih posisi terhormat. Karena kekuatan komposisi yang bagus, warna yang kuat serta pesan tentang semangat generasi penerus untuk selalu mencintai sejarah dan budaya bangsanya.

Di tempat kedua, diduduki oleh foto dengan judul “Bertiga Satu Tujuan” karya I Gusti Ngurah Pradnyana. Foto bergambar tiga anak yang ikut perlombaan panjat pinang ini sangat unik dan menjelaskan detail ekspresi yang menunjukkan semangat persahabatan dan semangat gotong royong.

Sedangkan foto ketiga terbaik adalah foto karya Angga Setyadi yang berjudul “Masih Utuh”. Foto berkomposisi dan warna kuat ini menceritakan anak-anak lepas mengaji di sebuah jendela Surau, seakan ingin menunjukkan pesan bahwa agama sebagai benteng moral terakhir dalam pertarungan melawan gempuran budaya modern. Photo ini secara implisit mengartikan ’satire’ keterasingan nilai nilai kebaikan dari dunia luar.

Merujuk pada laman web pestablogger, para pemenang mendapatkan hadiah berupa kamera Canon DSLR EOS 1000, untuk juara utama. Kamera Canon Powershot A470 dan sebuah paket Telkomsel Flash untuk juara kedua, serta kamera Canon Powershot A470 untuk juara ketiga. (WAAAHHH…hadiahnya seru2 banget, pengen dooonnnkk).

Kalau igin ngeliat semua gambar para partisipan dan 20 foto terbaik silakan klik di sini.

Biarpun belum menang, Hidup BLOGGER INDONESIA. Berkarya Terus ya, biar tahun depan ada lagi 😀 (Tetep Ngarep).

Iklan

Budaya tradisional tampaknya bertahap mulai tergeser dengan modernisasi. Seni budaya Indonesia nan elok, kaya dan sarat dengan nilai-nilai religi tak jarang termarjinalkan. Kaula muda cenderung memilih gaya hidup budaya luar yang terbilang sedikit ‘liar’ untuk masyarakat timur. Dengan pergantian generasi, seakan-akan nilai tradisional hanya milik orang-orang tua yang dianggap JADUL (Jaman Dulu). Tapi persepsi seperti itu, terasa hilang setelah saya memasuki Istora Senayan Minggu, 24/11, lalu. Terlihat kerumunan orang yang memadati ruangan yang berjumlah ribuan orang ini, tidak hanya terisi oleh sejumlah besar orang tua saja, tetapi juga anak muda sepantaran saya. Mulai dari anak SMA hingga kakek nenek, menjadi penikmat Budaya tradisional Minang. Apa yang sedang berlaku disana?

Gedung Istora menjadi saksi pesta perlehatan akbar ‘Baralek Gadang Minagkabau 2008’. Acara ini dikemas dengan sangat meriah. Mulai dari dekorasi panggung, lengkap dengan bagonjongnya. Ditambah lagi persembahan tarian daerah seperti tari pasambahan, tari rantak (baru tau juga nih kalau minag punya tari rantak), dan penyanyi yang khas didatangkan dari Minangkabau. Salah satu penyanyi dan penghibur yang selalu segar dengan lawakannya, Ajo ANDRE (Anak dan Rekan-Rekan, kepanjangan nama banyolan yang dilabelka oleh penyanyi).

Acara ini pun dihadiri oleh Bpk Jusuf Kalla menggantikan Presiden yang tidak dapat hadir (berhubung istri JK juga orang minang). Awalnya enonton cukup kecewa karena acara terpaksa mulai Ngaret sekitar 2 jam menunggu kedatangan Pak JK. Meskipun saat itu Istri beliau datang lebih awal. Disuguhkan musik saluang sambil menunggu kedatangan tamu kehormatan, pun tak henti2nya penyanyi saluang sambut menyambut pantun menyindir keterlambatan Pak JK. Serentak suasana ini memecahkan tawa penonton yang tegah kecewa.

Lanjut!! Setelah Pak Kalla memberikan pidato semangat atas rasa bangganya terhadap ranah minang yang mampu menjadi bagian dari Visit Indonesia 2008. Barulah acara hiburan dimulai. Inilah saat dimana Ajo ANDRE melawak sambil menyanyi hingga tak terasa waktu menunjukkan pukul 12 malam. Mungkin bagi orang minang banyak yang sudah kenal Ajo Andre melalui lagu ‘Ginyang’nya.

Budaya tradisional dari kampung sendiri ternyata masih menarik banyak audiens muda mudi yang ikut berjoget bersama, saat dilantunkan nyanyian dengan bahasa daerah ini. Adanya paduan suara khusus lagu minang, membuktikan bahwa masih ada generasi muda yang hingga sekarang perduli dengan eksistensi budaya daerah. Saya pun jadi ikut bersemangat melihat semangat mereka. Pokoknya Heboh abis!!

Jika sempat dan masih ingat, akan saya lanjutkan cerita lucu dari si Ajo ANDRE. Biar pada ngakak semua!!

Masih banyak lagi ragam budaya dan seni tradisional kita yang tidak diperkenalkan kemasyarakat umum. Sudah saatnya kita mengenal budaya daerah Indonesia (min budaya daerah sendiri), baik dari seni, nyanyian, atau memahami bahasa daerah. Pertahankan budaya Bangsa.

‘Tak ada musik Modern tanpa Musik Tradisional’. Tul Ga?

Hari minggu kemarin gue nonton tayangan Kick Andy, yang jadi favorit keluarga. Dan kebetulan, hari itu bintang tamunya adalah grup musik legendaris yang akrab di benak orang tua. Meskipun terasa enggan untuk menyaksikan, harus gimana lagi, terpaksa deh ikutan nonton juga. Awalnya sih bosan, tapi lama kelamaan suasana acara menjadi penuh hahahihi. Pembawaan Andy sang MC yang sangat open minded dan bintang tamu yang ‘cuek bebek’ mampu mencairkan suasana. Wal hasil acara ini jadi sangat menghibur. Mereka adalah grup musik Koes Plus, yang sampai ke zaman gue mungkin masih banyak yang mengenal syair lagu mereka. Seperti lagu Diana, Bujangan, Dara Manisku yang sangat akrab ditelinga.

https://pozzart.files.wordpress.com/2008/11/koes.jpg

Kisah perjalanan karir grup musik ini, hingga jatuh bangun ekonomi sang personil, tanpa ragu dibongkar didepan umum. Cerita ketika wafatnya Tony Koeswoyo, grup musik mereka yang sempat fakum, bahkan hingga cerita masuk penjara (yang belum pernah terbongkar sebab akibatnya di media), dibeberkan disini. (Maklum aja zaman mereka kan belum ada acara gosip2an kya sekarang! hehehehe…wajar aja ga terungkap). Kalau ada acara INVESTIGASI, pasti ga kalah booming dengan hebohnya kasus2 Dewi Persik. Sambil asyik dengerin cerita-cerita mereka, jadi timbul pertanyaan besar di pikiran gue. Apakah semua musisi nantinya akan bernasib sama seperti personil Koes Plus ini?

Nasib seperti apa sih yang gue maksud? Nasib dimana mereka sudah ga lagi setenar dulu, ketika banyak orang ga lagi nganggap mereka, ketika ga ada lagi pemasukan dan orderan manggung, hingga pakaian pun harus dijual untuk mencukupi uang makan. Lontang-lantung mencari pinjaman duit, dan lain sebagainya. Seingat gue ada juga artis tenar tepo doeloe yang bernasib serupa. Lihat saja nenek Lela Sari, diva penyanyi rocker, siapa sangka kalau hidupnya ga segemerlap artis2 sekarang. Dan ga tau siapa lagi yang menyusul nantinya.

Oh, iya..ga perlu ambil contoh jauh-jauh deh. Sebut saja penyanyi festival jebolan AFI 1, 2, 2008, KDI dan banyak lagi audisi2 yang menjanjikan ketenaran sesaat ini menarik minat penonton. Pada kemana mereka? Waaahhh, Kasian juga ya kalau musisi ga pinter dan produktif (kya para pencipta lagu trend centre). Persaingan di dunia hiburan kan sekarang semakin ketat, job belum tentu datang setiap waktu. Maka terbitlah istilah ‘AJI MUMPUNG’ yang banyak dilakukan oleh para artis pendatang baru yang mendadak terkenal untuk manfaatin momentum ini. Walhasil, bukan kualitas yang diutamakan tapi laris manis mumpung tenar.

Terlebih lagi beberapa hari yang lalu, ribuan orang dari berbagai daerah berbndong2 mencari kesempatan untuk berebut menjadi MICEL alias MISS CELEBRITY. Padahal yang dicari cuma satu Selebriti se-Indonesia (sengsara membawa gondok kali ya, buat yang ga dapet!!). Untuk berebut kontrak kerja senilai 500 juta, yang sebenarnya bisa mereka dapatkan lebih jika tidak ga melalui kontrak seperti itu. Sebut saja DUDE HERLINO dan MARSHANDA yang satu episodenya dibayar 25 juta. (Wah, gila gede banget kan?, maklum termasuk dalam jajaran artis termahal sekarang).

Balik lagi ke cerita tragisnya Koes Plus, Duet Maut Koes, dan Koes Bersaudara. Semoga perjalanan hidup mereka bisa menjadi pelajaran untuk orang2 yang memang berkesempatan kaya mendadak. Perhitungkan dan pandai2 mengatur pengeluaran finansial anda. Nilai mata uang kita bukannya akan semakin mahal tapi lebih banyak kemungkinan menjadi semakin murah dibandingkan mata uang negara Luar. Boleh jadi sekarang ini simpanan kita terbilang banyak, tapi ntah bagaimana nilainya 10-20 tahun kemudian???.

Tertarik menjadi Menjadi Selebiti?

Pas kemaren jalan-jalan ngelewatin rel kereta api, gue jadi inget dengan memori masa kuliah (maklum, sempet jadi anak gerbong juga). Mungkin bagi kalian ada yang masih jadi anak gerong atau ngekost sambil kuliah. Nah, ini dia nih zaman seru-seruannya kita bareng temen-temen. Kebanyakan dari anak kampus dan anak kostan biasanya dituntut untuk pinter-pinter ngatur duit. Dan kadang-kadang ga jarang yang pada akhir-akhir bulan, kita kena kanker alias kantong kering (hihihi, jadi lucu kalau inget masa2 itu).

Kalau udah nerima duit di awal bulan kadang kelupaan juga tuh nyimpen dan nyisihin pengeluaran. Maklum aja, awal bulan jadi saat-saat membahagiakan karena kita tiba-tiba kaya mendadak 🙂 . Makan di fastfood, atau restoran ngabisin puluhan ribu ga bakal terasa,  sampai ga tanggung-tanggung belanja makanan dan cemilan untuk stok sambil belajar atau nonton TV. But, kalau keasyikan, siap-siap deh ngadapin uji nyali untuk rajin puasa (malah kadang ga cuma senin kamis doang, hahahhaha).

Ngintip-ngitip kebiasaan anak kost-an dan mahasiswa, rata-rata mahasiswa pernah mengalami hal ini (termasuk gue). Menghemat uang dengan mengurangi budget makan (Cuma ini pikiran paling ringkas deh kyanya). Diantaranya :

Baso


bakso-tahu

Nih makanan, paling sering jadi favoritnya anak kampus. Setiap kampus ga afdol rasanya kalau ga ada baso. Abang tukang baso mari mari sini, aku mau beli (ngutip syairnya lagu anak-anak jaman dulu).

Bagi yang pacaran, paling banter kalau ujung bulan yah ngacjak makan kesini. Selain biayanya ga terlalu makan, ini jadi tempat tongkrongan yang paling seru untuk kumpul bareng temen-temen. Biar kata tempatnya sempit, pokoke makan ga makan asal kumpul (hahahah slank banget).

Mie Ayam


mieayam

Lain lagi dengan yang ini. Makanan ini juga jadi makanan favorit gue kalau kepentok laper, alias ga ada makanan yang murah meriah. Ibarat gantinya nasi yang penting ngeganjel (walaupun ga nendang-nendang amat). Tapi untuk nyari Mie Ayam yang cocok lumayan rada susah, yang enak, murah dan bisa nambah (hahaha yang terakhir sih ga mungkin).

Hebatnya mahasiswa, kalau makanan ini udah kerasa enak dan pas banget dimulut, siap-siap deh tukang dagangnya dikeroyok. Karena ga jarang kita bakal promosi, dan ngajak segerombolan temen-temen untuk nyobain makanan anak kost-an ini (Wiiiihhh jadi ngilerr dan lapeeerrr).

Mie Instan


Yah, inilah pilihan terakhir. Sang anak kost bisa tiba-tiba fobia dengan makanan luar, apalagi kalau musim ujian dan akhir bulan. Ga keluar-keluar kaman, mau nyari makan uang ga cukup, ya mau makan apalagi. Super cepat, super hemat ya mie instan. Kalau emang udah kepepet banget kena kanker, bisa-bisa makan semangkok bedua, tambah telor ama nasi putih. Hahhaha standar banget deh!!

Gorengan


gorengan

Duh, ni makanan ga pernah ada habisnya. Biar kata, masih panas juga kadang udah diembat atau malah dibooking. Ini dia makanan ganjel perut. Pisang goreng, tempe, bakwan, risol ga jarang nemenin makan siang sebelum masuk kelas. Kalau lagi ngumpul bareng temen-temen di bawah pohon rindang, atau berteduh ngindarin hujan, nih makanan cocok banget deh rasanya. Hangat-hangat gimana gitu dimulut. Murah meriah, ya punyanya mahasiswa.

Itu dia tadi makanan yang biasanya deket dengan anak kampus dan kost-an. Gue yakin pasti masih banyak lagi makanan yang belum gue sebutin. Beda tempat beda juga makanan favoritnya. Apalagi yang di daerah, wiiiihhhh makanannya bisa lebih variatif lagi. Udah ah, ngomoginnya jadi tambah lapeerr!!

Berita paling hangat sekarang ya berita soal persiapan Partai yag ingin merebut suara di tahun 2009 (sebenernya males ngebahas ini). Kupasan yang menarik yang bakal diangkat bukanlah soal PEMILU, tetapi soal pemasaran partai melalui iklan di televisi. Karena ini menyangkut iklan, maka rasanya masih hangat untuk di ceritakan di sini.

Kemarin hampir setiap stasiun TV di Jakarta (yang terpancar di TV saya), membahas mengenai isu kontroversi sebuah partai dan iklannya. Yang jadi perhatian, karena dari kesemua tayangan dalam bentuk dialog mengangkat isu yang hampir serupa. Mereka mengangkat persoalan ide iklan dari sebuah partai berlambang dua bulan sabit terbalik yang dipisahkan dengan padi ditengahnya itu. Yah, itulah Partai PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang menjadi sumber kontroversi. Berikut cuplikannya :

Awalnya saya tidak menggubris akan persoalan yang muncul dalam dialog tersebut. Tetapi isu ini menjadi menarik, ketika dalam jam kumpul keluarga, saya menyaksikannya di siaran Debat (TV One), di susul kemudian di MetroTV, dan acara Barometer (SCTV). Inilah iklan Hari Pahlawan (10 Nov) yang mereka buat, yang juga memancing kontroversi. Isu Kontroversi ini dikarenakan, iklan berdurasi 30 detik yang dibuat PKS (Partai Keadilan Sejahtera) membawa persepsi baru tentang Guru Bangsa. Dan di iklan mereka, selain mengangkat Sukarno, juga mengangkat almarhum Soeharto sebagai Guru Bangsa. Ya pantas saja kalau banyak partai dan sekelompok ormas-ormas yang menolak dan merasa tidak setuju.

Bagi saya sebenarya iklan itu memang penting sih buat publikasi. Apalagi yang menyangkut perkenalan produk atau promosi. Cuma yang perlu dipertanyakan, kira2 pantas ga jika iklan Partai masuk di TV? Kalau untuk produk sih jelas efektif (loh wong dekat dengan keseharian orag yang nonton juga). Tapi kalau promosi partai? (kyanya ga terlalu penting deh). Disamping pasang iklan itu biayanya mahal, juga bisa jadi bahan pembodohan masyarakat yang tidak paham akan partai yang mendewa2kan dirinya dengan iklan.Dari sumber (SCTV), partai baru GERINDRA bahkan sudah mengeluarkan milyaran rupiah, untuk masang iklan hingga akhir tahun ini (gile, kalau buat beli sembako, bisa nutup pulau jakarta kali ya?hehehhe).

Iklan itu sebenarnya ga perlu mahal, yang penting ia bisa ditampilkan dengan cara yang bagus banget, atau jelek baget. (loh kok gitu?). Iya, coba deh liat iklannya telkomsel versi jadul, atau iklan XL versi monyet. Weeeiittsss, iklan ini pertama kali saya liat aja udah menarik perhatian banget (karena mereka bisa bikin yang beda, dan orang nunggu untuk ngeliatnya smpai habis). Soal banyaknya jam tayang ga jadi terlalu penting asal iklannya bisa mudah diinget. KOntroversi iklan PKS ini contohnya. Soal banyaknya jam tayang untuk iklan mereka ga penting sebenernya. Yang penting, iklannya bisa jadi batu loncatan untuk promosi lain (ngerti ga maksudnya). Iklan PKS ga terlalu banyak jam tayangnya, tapi justru heboh dan jadi pembahasan banyak stasiun TV. Nah, secara otomatis, mereka kan justru bisa promosi Gratis, tanpa harus bayar uang pasang iklan. Iklannya sih biasa aja, kalau dibandingkan dengan iklan2nya Djarum Super atau iklan jawara lain lengket diotak. Tapi karna iklannya bikin kontroversi, yah jadi lah mereka sorotan publik. Bagi saya, caranya cerdas juga. 🙂

Dah lama juga blog ini tak terjamah olehku (halah!!). Berhari-hari aku mengacuhkanmu, kini ku kembali mengisi tiap lembar di harianmu. Yah, beberapa hari ini aku sedang jatuh hati pada beberapa web yang sangat mengasyikkan. Ditambah tumpukan-tumpukan pekerjaan, yang harus aku selesaikan. Tapi jangan kwatir blogku. Ku ceritakan padamu apa yang telah mencuri hatiku. STOP!! Kau mencuri hatiku-hatiku (hahahhhahaa, jadi keinget Madam Ivan kalo nyanyi lagu begituan :D).

Yah, masih dirubrik rekomendasi. Setelah beberapa hari gue berkelana mencari ide untuk request design from my friend. Seperti biasa gue menghadapi masalah denga yang namanya komposisi warna. Well, setelah keliling jogja, Solo, Jakarta, Lampung, Payakumbuah, Bukittinggi, Medan, dan Balik lagi ke jakarta (lebayyyy). Akhirnya saya (ciieee, bosen pake gue), menemukan TREND WARNA hebat yang mengalahkan TREND WARNAnya SARI AYU MARTHA TILAAR (loh apa hubungannya?). Pokoknya sama-sama warna, ya tak pasang-pasangi aja :D. Dan pastinya bagus banget buat kamu yang suka menarik perhatian (eetiittss, bukan perhatian lawan jenis lohh). Tapi memberi tampilan warna menarik untuk design kamu. Coba deh buka colourlovers, kalau sudah, maka kamu akan nemuin gudangnya koleksi warna yang bisa disesuaikan dengan selera kamu. Ibarat kosmetik kamu tinggal pilih warna kesukaan kamu, dan otomatis kamu ngedapitin tukang make up yang pinter banget untuk milih warna pasangannya.

So, apa yang bisa kamu lakukan dengan ini? Yah bagi kamu yang suka design, atau lagi ngerjain proyek design, atau yang suka bermain-main CSS untuk mempercantik tampilan blog dan web kamu. Ini tempat yang tepat untuk dijasika referensi. Dan jangan pernah takut untuk mengeksplor kelebihan web ini. Kenapa? karena web ini bukan web murahan, atau sembarangan. Sebelum kamu, sudah banyak orang2 dan para militan design yang make web ini untuk referensi. Kamu bahkan bisa ngeliat bukti riil dari rekomendasi warna yang mereka usulkan. Ga jarang didampini dengan sample cover buku atau majalah Luar Negeri yang berkelas Internasional.

Bukan cuma itu, kamu juga bisa nemuin trend warna favorit for this season, dengan mudah. Plus, disini kamu bisa ambil sample pattern, meneukan pallet warna pilihan kamu, cari warna favorit yang lagi trend, kasih komentar and anything yang seru banget untuk dijelajah. For your Info, web ini juga dianugrahkan sebagai salah satu dari 50 Web Terbaik oleh majalah TIME untuk tahun 2008. Pokoknya bikin gue loooovvveeee buanget (namanya juga colourlovers). So what are you waiting for??

Buruan deh klik disini, dan share cerita atas kesan pertamamu ya. Saya tunggu loohh…

colourlover by kuwdotcom.